Lotus Evija, Hypercar Dengan Aerodinamika Layaknya Jet Tempur

  • Evija mendapatkan kode ‘Type 130’ yang berarti diproduksi terbatas 130 unit
  • Diperkenalkan pada Juli 2019 lalu sebagai kendaraan listrik pertama Lotus
  • Evija berasal dari kata ‘Eve’ atau Hawa menurut Kitab Suci yang berarti ‘hidup’

Spesifikasi Lotus Evija sangat mumpuni untuk sebuah kendaraan listrik

Evija ditenagai oleh satu pak baterai berukuran 70 kWh dikembangkan bersama dengan Williams Advanced Engineering yang merupakan tim balap F1 Inggris. Mesin elektrik ini dipasok oleh Integral Powertrain. Pada setiap roda terdapat motor penggerak yang menghasilkan tenaga sebesar 493 dk. Jika dikombinasikan, maka mampu menghasilkan 1.970 dk dan torsi sebesar 1.700 Nm dengan bobot seberat 1.680 kg.

Dengan tenaga tersebut, Evija mampu meraih 100 km/j dari kondisi berhenti di bawah 3 detik, sedangkan untuk mencapai 299 km/j dibutuhkan waktu kurang dari 9 detik. Kecepatan tertinggi melebihi 320 km/j.

Lotus memberikan jawaban menohok atas keraguan publik

Beberapa perspektif negatif, seperti terlalu berat untuk sebuah Lotus, terlalu mahal dan juga terlalu cepat, dibalas dengan “Compared with a regular sports car, it’s like comparing a fighter jet to a child’s kite”. Yang berarti, “Jika dibandingkan dengan mobil sport biasa, sama saja seperti membandingkan jet tempur dengan layangan anak-anak”.

Kepala aerodinamika Lotus selama 30 tahun, Richard Hill, mengatakan bahwa filosofi dari Evija adalah dengan menjaga aliran angin serendah mungkin. Datar pada bagian depan dan tinggi pada bagian belakang. Yang secara sederhana mengubah mobil menjadi sebuah sayap untuk memproduksi dinamika downforce yang baik.

Aerodinamika Evija dibuat selayaknya ‘bernafas’

Udara yang mengalir pada mobil terasa sangat licin, tidak dibutuhkan tekanan brutal seperti mobil lainnya. Bagian depan Evija bekerja seperti hidung menghirup udara, kemudian membuangnya dengan desain belakang layaknya terowongan sehingga mampu mengurangi tahanan angin. Tanpa desain tersebut, bagian belakang Evija justru akan menjadi sebuah parasut yang menghambat laju mobil.

Aliran angin pada bagian lainnya juga mampu mendinginkan sistem diferensial dan motor elektrik dan juga pada bagian samping untuk mendinginkan sistem pengereman dan juga menambahkan downforce melalui bagian bawah pintu.

Evija juga memiliki spoiler pada bagian belakang dengan teknologi DRS (Drag Reduction System), layaknya pada sebuah F1 yang mampu mendatarkan posisi nyaris menyentuh horizontal untuk membuat aliran udara selancar mungkin.

Interior futuristik nan canggih ala Lotus tersedia pada Evija

Lotus Evija memiliki interior yang juga unik dan berbeda. Dashboard menggunakan bahan seminimal mungkin sehingga akan terlihat ruang pada ujung belakang dashboard. Sedangkan, untuk layar instrumen digital berbentuk segi-6 yang lebar, plus adanya stir kemudi mengotak layaknya model F1 dengan 5 mode berkendara, yakni Eco, City, Tour, Sport, dan Track. Sedangkan, pada bagian tengah, terdapat berbagai macam tombol konsol pengaturan, seperti AC, transmisi, audio, power window hingga rem tangan elektrik.

Lotus Evija dihargai sekitar 2.12 juta USD atau setelah dikonversi menjadi 31,6 M Rupiah.

Sekiranya itu yang dapat disampaikan. Sekian dan terima kasih.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started