- Hanya akan ada 100 unit Elise edisi Classic Heritage yang diproduksi
- Dari 100 unit ini, Lotus tidak akan membagi secara rata 25 unit untuk setiap livery, melainkan berdasarkan jumlah permintaan kustomer akan livery yang diinginkan
- Satu unit Elise edisi spesial ini dijual seharga 865 juta Rupiah setelah dikonversi dari Poundsterling
Kombinasi warna dari keempat livery memiliki makna tersendiri bagi Lotus
Pertama adalah kombinasi warna biru tua dan putih digunakan pada mobil Type 18 tahun 1960 yang merupakan mobil mid-engine pertama buatan Lotus. Mobil ini dikendarai oleh pebalap Sir Stirling Moss, dimana ia berhasil mendapatkan pole position dan juga juara pertama di GP Monaco yang juga menjadi kemenangan dan pole position pertama Lotus.
Kedua adalah kombinasi merah, putih dan emas serupa dengan Type 49B tahun 1968 yang digunakan oleh Graham Hill. Pada tahun tersebut Hill memenangkan kejuaraan dunia keduanya bersama Lotus. Warna tersebut merupakan sponsor dari perusahaan rokok tembakau Gold Leaf.
Ketiga adalah kombinasi hitam dan emas yang merupakan hasil sponsor dari pabrik rokok John Player. Mobil yang digunakan saat itu adalah Type 72D dikendarai oleh pebalap Emmerson Fittipaldi dan berhasil memenangkan 5 Grand Prix pada 1972.
Terakhir adalah kombinasi warna biru, merah dan putih untuk mengenang mobil Type 81 tahun 1980 yang dikemudikan oleh Nigel Mansell, Elio de Angelis dan Mario Andretti. Pencapaian terbesar mobil ini adalah ketika Elio de Angelis meraih posisi kedua pada GP Brazil tahun yang sama.
Basis mobil yang digunakan Lotus adalah Elise Sport 220

Elise Sport 220 menggunakan mesin supercharger berkapasitas 1.796 cc 4-silinder segaris, dual VVT-i yang sanggup menghasilkan tenaga sebesar 217 dk pada 6.800 rpm dan torsi sebesar 250 Nm pada 4.600 rpm. Tenaga mesin disalurkan melalui sistem transmisi manual 6-percepatan. Top speed pada 233 km/j dengan 0-100 km/j dalam 4,2 detik. Bobotnya yang ringan membuat mobil ini memiliki rasio tenaga dan bobot (power-to-weight ratio) sebesar 235 dk per ton.
Edisi Classic Heritage dihargai sekitar 120 juta lebih mahal dari versi standar
Versi standar Elise Sport 220 sendiri berada pada kisaran harga 745 juta Rupiah. Terpaut cukup banyak dari harga normal, tetapi Lotus menjanjikan perlengkapan ekstra yang jika ditotal akan bernilai 220 juta Rupiah seperti DAB Radio, A/C, cruise control, rim tempa (forged wheels) berbobot ringan dan upgrade rem.
Sekiranya itu saja yang dapat disampaikan. Sekian dan terima kasih.











