McLaren P1 GTR-18 Terinspirasi Dari McLaren F1 Gulf Livery

  • McLaren P1 GTR diproduksi terbatas hanya 58 unit saja
  • Dari 58 unit ini, Lanzante Limited, sebuah perusahaan otomotif Inggris spesialisasi servis dan restorasi mobil klasik, merubah penampilan 6 unit P1 GTR dengan Gulf Livery terinspirasi dari 1997 McLaren F1 GTR “Longtail” dengan motif yang sama
  • Keenam P1 GTR ini mendapatkan julukan P1 GTR-18

McLaren P1 GTR mendapatkan Longtail Body, Layaknya Sang Pendahulu

Seperti P1 GTR, F1 GTR juga diproduksi terbatas 100 unit saja. Dari 100 unit ini, 28 unit digunakan untuk balap di FIA GT atau balap ketahanan 24 Hours of Le Mans. Dan dari 28 unit, 10 unit diubah menjadi spek 1997 model Longtail. Model Gulf Team Davidoff F1 GTR ini juga menggunakan nomor sasis 28R yang digunakan untuk 1997 FIA GT Championship. Mobil dengan sasis ini finish pada posisi ke-6 di sirkuit Suzuka dan Laguna Seca. Selain itu, sasis ini juga digunakan untuk pengganti mobil dengan nomor sasis 25R yang terbakar pada 24 Hours of Le Mans pada tahun 1997.

Meskipun menggunakan bagian depan yang lebih panjang, sayap belakang yang lebih besar, namun model 1997 ini lebih ringan 75 kg dari model 1996 dengan berat total hanya 915 kg. McLaren menggunakan mesin dari BMW Motorsports, berupa mesin 6.1L V12 yang menghasilkan 900 tenaga kuda.

Kembali ke perusahaan otomotif yang menaungi pengerjaan mobil ini, Lanzante Limited yang juga berkompetisi di ajang balap menggunakan nama Lanzante Motorsport ini pernah memenangkan 24 Hours of Le Mans pada 1995 dengan menggunakan McLaren F1 GTR di bawah nama Kokusai Kaihatsu Racing. Dan hingga saat ini Lanzante menjadi pusat layanan servis untuk mobil McLaren, baik mobil jalanan maupun mobil balapnya.

Kali ini Lanzante Limited mengubah ke-6 unit P1 GTR, menjadi P1 GTR-18 yang terinspirasi dari 1997 McLaren F1 GTR Longtail dengan Gulf Livery ditambah dengan perubahan body menjadi lebih panjang dan penambahan aerodinamika yang menghasilkan splitter depan yang lebih besar dan sayap belakang yang mendapatkan modifikasi untuk memberikan tambahan downforce.

Skema Finishing Menggunakan Gulf Team Davidoff No. 28R

Dengan warna biru muda dan oranye, begitu pula warna yang disematkan pada P1 GTR-18 ini. Livery ini merupakan yang terakhir pernah diproduksi Lanzante pada McLaren F1 GTR yang digunakan untuk bertanding. Kode dan contoh cat diambil dari F1 agar warna terlihat identik, bahkan pada bagian serat karbon juga menggunakan warna spesial yang membedakan dari P1 GTR standar.

Sebagai tambahan, P1 GTR-18 dinamakan seperti itu karena proyek ini dimulai pada tahun 2018 lalu.

Interior Dan Headsets: Layaknya Sebuah Mobil Balap

Yang lebih menarik, interior menggunakan warna khusus dustbag dengan ciri-ciri kecoklatan seperti debu, tidak hanya pada jok saja, namun juga pada serat karbon menggunakan pewarnaan yang sama. Selain itu, customer mobil ini akan mendapatkan headset khusus pengemudi dan penumpang untuk berkomunikasi layaknya saat balap dengan warna senada dengan eksterior.

Bicara Mengenai Mesin P1 GTR Khusus Ini

Sayangnya, dengan tampilan yang agresif ini, tidak ada perubahan pada bagian mesin. Lanzante tetap mempertahankan mesin hybrid yang merupakan gabungan mesin listrik dan mesin konvensional dengan kapasitas 3.8-liter twin-turbocharged konfigurasi V8 dengan 986 tenaga kuda. Namun, mesin bawaan ini sudah tergolong superior dikelasnya. Mesin ini sanggup membawa mobil ini melesat dari 0 hingga 100 km/j hanya dalam 2,4 detik dan kecepatan tertinggi lebih dari 320 km/j.

Sekiranya, ini yang dapat disampaikan. Sekian dan terima kasih.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started